Next

Selasa, 15 November 2016

Seperti ini KAU terekam di kepalaku

Seperti rintik gerimis pertama yang jatuh ke tanah musim semi
Seperti desir angin hangat yang terbang landai dari barat daya, lalu lembut menerpa wajah kita
Seperti sinar mentari yang menerobos sela-sela ranting pepohonan di hutan hujan
Seperti toko kecil yang setia buka di tengah badai salju
Seperti itulah kau terekam di dalam kepalaku saat kita pertama kali bertemu
Seperti hujan deras yang jatuh ke tanah berlumpur, membuat siapa pun tak ingin pergi kemana-mana
Seperti desir angin dingin yang terbang kencang dari timur laut, menerbangkan hati siapa saja yang pergi
Seperti matahari yang setia tertutup mendung tebal penuh kemurungan
Seperti bangunan kosong yang sengaja tak diinginkan pemiliknya
Seperti itulah kau terekam di dalam kepalaku saat kita terakhir kali bertemu.

Terima kasih untuk semua kenangan yang telah kau ciptakan
Terima kasih untuk semua kasih sayang yang telah kau curahkan
Semoga kelak kau mendapatkan semua apa yang kau harapkan,