Aku yakin, aku percaya.
Maka biarlah sang waktu terus bergulir membawa kita pada waktunya.
Bila memang cerita ini milik kita, kelak ia akan bergulir
dengan indahnya. Tidak perlu diburu-buru. Toh dengan hanya
menceritakanmu padaNya, aku sudah sangat senang dan tenang.
Jadi Bintang, tetaplah kamu diangkasa untuk saat ini.
Biar malam yang pertemukan kita.
Biar malam yang pertemukan kita.
Mungkin sapaku tidak selalu, bahkan tidak pernah menyentuhmu.
Percayalah, namamu tidak pernah absen dalam sujud-sujudku.
Ah iya, aku mencintaimu dengan sangat, dengan keyakinan yang memuncak. Jadi biar skenarioNya yang membimbing kita dengan penuh cinta menuju cinta yang kita harapkan. Semoga. Semoga semesta turut serta mengaamiinkan harapanku. Sebab hanya dalam kata dan sujudku aku berharap, barangkali kamu memiliki harap yang sama denganku.
Percayalah, namamu tidak pernah absen dalam sujud-sujudku.
Ah iya, aku mencintaimu dengan sangat, dengan keyakinan yang memuncak. Jadi biar skenarioNya yang membimbing kita dengan penuh cinta menuju cinta yang kita harapkan. Semoga. Semoga semesta turut serta mengaamiinkan harapanku. Sebab hanya dalam kata dan sujudku aku berharap, barangkali kamu memiliki harap yang sama denganku.
Terimakasih Wahai Sang Maha Cinta.
Selepas hujan dan badai yang begitu hebatnya di hati ini. Kini telah Engkau ciptakan cinta yang begitu mendamaikan, tanpa banyak tanya, tanya banyak kenapa didalamnya, aku tahu benar aku telah larut didalamnya.
Selepas hujan dan badai yang begitu hebatnya di hati ini. Kini telah Engkau ciptakan cinta yang begitu mendamaikan, tanpa banyak tanya, tanya banyak kenapa didalamnya, aku tahu benar aku telah larut didalamnya.
Titip rinduku untuknya. Titip salamku untuknya. Sampaikanlah cinta ini padaya. Semoga ia bisa merasakannya juga.

