Byarrr sore ini aku tersenyum senyum sendiri tak kala aku
mengingat waktu dimana pada saat itu aku masih menjalin hubungan dengan seorang
wanita , ada beberapa hal yang membuat aku tersenyum senyum sendiri yah salah
satunya nama panggilan kami sebagai pasangan kekasih, yah maksudnya biar kaya
pasangan pasangan yang lain yang mempunyai nama panggilan sayang kepada
pasangannya,
Pada saat itu sisi detektif ku
muncul, maaf bukannya buat nanganin kasus pembunuhan atau pencurian tapi mencari
informasi nama panggilan apa saja yang di pakai untuk panggilan sayang kepada
pasangannya, dan ternyata tadaaa banyak sekali, dari nama panggilan, * Ayang,
sayang, beib, honey, mimih pipih, dan malah yg paling ekstrim kakek nenek* ntah
mereka kenapa memkai nama panggilan itu, ehh tunggu sebentar kan dari awal ini
cerita tentang nama panggilan sayang aku dulu pas masih menjalin hubungan, baiklah
mari sini aku ceritakan.
**
Tunggu mulai dari mana yah , jadi
bingung. Hahaha
Oiah jadi gini waktu itu aku bertemu
dengan seorang perempuan yang sempat menjadi kekasihku selama kurang lebih 1
tahun lebih, dan lucunya sehari setelah kita bertemu kita mulai saling akrab
karena pada saat itu kita menjadi seorang pendendam setiap pesan yang masuk
pasti langsung di balas, hahaha.
Awal mula setiap aku menghubungi
dia melalui pesan di ponselku jika dia telat membalasnya pasti selalu dengan
alasan *maaf baru bangun tidur atau maaf aku ketiduran* loh loh ntah bohong
atau memang benar jawaban itu selalu terucap, gak sering sih tapi itu serasa
menjadi alesan jitu jika telat membalas pesanku,
Kya :
kamu ituu yah tiap bls pasti bilangnya ketiduran?
Ra : emang aku kan ketiduran, gimana atuh,
Kya : Dasar mau jadi Putri Tidur kamu *begituu ejek ku
Ra : ihh kamu apaan sihh, gak gitu juga kalii
Kya : iyah iyah Putri Tidur :p *begitulah ejekan ku hingga nama itu melekat menjadi nama
panggilan ku untuknya*
Ra : Nah klo aku Putri Tidur berarti kamu apa, pangeran kodok dong, hehehehe *loh pangeran
kodok ? aiihh bukankah itu cerita seorang pangeran yang di kutuk menjadi kodok dan
berubah menjadi pangeran setlah di cium oleh seorang wanita? Pertanda apa ini, semua
pikiran mulai merasuki otak ku ini tentang pemberian nama Pangeran Kodok ini, ihihihi*
Kya : Ih apaan kodok, aku lebih pilih kecebong dari pada kodok *Lah apalah ini tiba-tiba keluar
dari percakapan kita, kecebong apa pula maksudnya.
Ra : haha iyah iyah Pangeran Kecebong *what the, seriusan ini jadi Pangeran Kecebong jadi
nama panggilan buat aku? Not bad lah itu pikiranku.
Ra : emang aku kan ketiduran, gimana atuh,
Kya : Dasar mau jadi Putri Tidur kamu *begituu ejek ku
Ra : ihh kamu apaan sihh, gak gitu juga kalii
Kya : iyah iyah Putri Tidur :p *begitulah ejekan ku hingga nama itu melekat menjadi nama
panggilan ku untuknya*
Ra : Nah klo aku Putri Tidur berarti kamu apa, pangeran kodok dong, hehehehe *loh pangeran
kodok ? aiihh bukankah itu cerita seorang pangeran yang di kutuk menjadi kodok dan
berubah menjadi pangeran setlah di cium oleh seorang wanita? Pertanda apa ini, semua
pikiran mulai merasuki otak ku ini tentang pemberian nama Pangeran Kodok ini, ihihihi*
Kya : Ih apaan kodok, aku lebih pilih kecebong dari pada kodok *Lah apalah ini tiba-tiba keluar
dari percakapan kita, kecebong apa pula maksudnya.
Ra : haha iyah iyah Pangeran Kecebong *what the, seriusan ini jadi Pangeran Kecebong jadi
nama panggilan buat aku? Not bad lah itu pikiranku.
Begitulah singkatnya percakapan
kita sampai kita menemukan nama panggilan kita masing-masing, dan asal tahu
nama itu di ambil sebelum kita menjalin sebuah hubungan loh, setelah kami mulai
menjalin hubungan pun kami masih menggunakan nama panggilan itu di dalam pesan
yang kami kirimkan.
Pangeran Kodok dan Putri Tidur sudah
lama kita tak lagi menggunakan nama panggilan itu, setelah kita lebih memilih
jalan kita masing-masing, dan ahh sudahlah bukan berarti ingin kembali ke masa lalu. Bukan berarti menyesali apa
yang tengah terjadi, hanya ingin punya esok yang lebih baik Tuhan. tapi aku sangat berterima kasih karena kau
telah di pertemukan aku dengannya , aku begitu sangat menikmati menjalani setiap detik dengannya.
Terima kasih Putri Tidur salam dari orang yang dulu sempat menjadi Pangeran
Kecebong mu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar