Kelingking kita pernah saling mengait sempurna
Katamu; aku akan selalu ada di setiapkali kau mulai kehilangan dirimu sendiri
Katamu; aku akan selalu ada di setiapkali kau mulai kehilangan dirimu sendiri
Jemari kita pernah saling menggenggam sempurna
Katamu; jangan kemana-mana, kalau aku marah dan lelah, teruslah kuat untuk tak melepaskanku
Katamu; jangan kemana-mana, kalau aku marah dan lelah, teruslah kuat untuk tak melepaskanku
Lengan kita pernah saling merangkul sempurna
Katamu; di sinilah rumahku, di dalam pelukmu
Lalu aku tersenyum dan memelukmu kian kuat sembari berkata;Katamu; di sinilah rumahku, di dalam pelukmu
Hei, aku ada di sini dan tak akan kemana-mana. Walau kelak kamu berjalan pergi, aku akan terus ada sebagai rumah yang menunggumu pulang :) ~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar